Rangkuman Materi Gelombang Cahaya

1 min read

gelombang cahaya adalah

Dalam ilmu fisika, cahaya adalah bentuk radiasi elektromagnetik yang dapat dilihat oleh mata manusia. Cahaya adalah bagian dari spektrum elektromagnetik yang meliputi berbagai panjang gelombang, mulai dari sinar gamma dengan panjang gelombang yang sangat pendek hingga gelombang radio dengan panjang gelombang yang sangat panjang.

SIFAT-SIFAT CAHAYA

  • Memiliki cepat rambat 3,0 x 108 m/s.
  • Merupakan gelombang transversal dan elektromagnetik.
  • Merambat dalam arah lurus.
  • Arah rambat tidak dapat dipengaruhi medan magnet atau listrik (tidak bermuatan).
  • Bagian dari spektrum matahari.

KARAKTERISTIK CAHAYA

  • Refleksi (pemantulan)
  • Dispersi/refraksi (pembiasan)
  • Difraksi (pelenturan)
  • Interferensi (perpaduan)
  • Polarisasi (pengkutuban)

CAHAYA TERDIRI DARI:
a. Bayang-bayang (shadow), adalah daerah gelap di sekitar benda, yaitu:

  • Umbra (bayang-bayang inti), tidak mendapat cahaya sama sekali.
  • Penumbra (bayang-bayang tambahan), masih mendapat sedikit cahaya

b. Bayangan (image), adalah daerah terangyang berupa sinar pantul atau sinar bias.

PEMANTULAN CAHAYA

Peristiwa pemantulan cahaya (refleksi) adalah peristiwa perubahan arah rambat cahaya akibat menumbuk medium tertentu.

Pemantulan cahaya pada bidang datar:

  • Pemantulan baur/difus, terjadi pada permukaan tidak rata dan kasar, intensitas cahaya kurang.
  • Pemantulan teratur, terjadi pada permukaan yang rata dan licin, intensitas cahaya tinggi.

Hukum pemantulan cahaya:

PEMANTULAN CAHAYA PADA CERMIN

Peristiwa pemantulan cahaya pada cermin terbagi menjadi tiga, yaitu pada cermin datar dan cermin lengkung.
Pemantulan cahaya pada cermin menghasilkan dua jenis bayangan:

  • Bayangan sejati/nyata, yaitu bayangan yang berada di depan cermin, dapat ditangkap layar dan terbalik.
  • Bayangan maya/semu, yaitu bayangan yang berada di belakang cermin, tidak dapat ditangkap layar dan tegak/sejajar.

Cermin datar adalah cermin yang permukaannya tidak melengkung (datar).

Sifat bayangan yang dihasilkan oleh cermin datar:

  • Sama besar dengan benda asli
  • Jarak benda sama dengan jarak bayangan
  • Posisi bayangan tertukar secara horizontal
  • Maya/semu
  • Tegak/sejajar

Apabila terdapat dua cermin datar yang diapit membentuk sudut, akan terbentuk lebih dari satu bayangan.

Jumlah bayangan yang dapat terbentuk:

Apabila seseorang ingin bercermin sehingga seluruh bagian tubuhnya terlihat, maka tinggi cermin minimal adalah:

CERMIN LENGKUNG

Cermin lengkung terdiri dari cermin cekung dan cermin cembung. Pada cermin lengkung, terdapat beberapa titik, yaitu titik fokus (f) dan pusat kelengkungan (R). Kedua titik tersebut terletak pada sumbu utama.

Nilai jarak fokus dan jari-jari kelengkungan adalah:

Cermin cekung adalah cermin yang permukaannya melengkung ke dalam dan mengumpulkan berkas sinar (konvergen).
Ruangan pada cermin cekung:

Sifat bayangan yang dihasilkan cermin cekung dapat bermacam-macam. Sifat bayangan ditentukan oleh ruangan cermin.

  • Penjumlahan ruang benda dengan ruang bayangan adalah 5.
  • Jika ruang bayangan > ruang benda, maka bayangan diperbesar, dan sebaliknya.

SINAR-SINAR ISTIMEWA CERMIN CEKUNG

  • Sinar yang datang sejajar sumbu utama akan dipantulkan menuju f.
  • Sinar yang datang melalui f akan dipantulkan sejajar sumbu utama.
  • Sinar yang datang melalui R akan dipantulkan kembali ke tempat awal.

CERMIN CEMBUNG

Cermin yang permukaannya melengkung ke luar dan menyebarkan berkas sinar (divergen). Adapun ruangan pada cermin cembung yakni:

Karena benda selalu berada pada satu ruangan, maka sifat bayangan tidak bermacam-macam. Sifat bayangan adalah maya/semu, tegak/sejajar dan diperkecil.

Baca Juga Rangkuman Materi Kinematika Gerak Melingkar

SINAR-SINAR ISTIMEWA CERMIN CEMBUNG

  • Sinar yang datang sejajar sumbu utama akan dipantulkan seolah-olah dari f.
  • Sinar yang datang menuju f akan dipantulkan sejajar sumbu utama.
  • Sinar yang datang menuju R akan dipantulkan kembali ke tempat awal.

Persamaan cermin lengkung adalah:

Pada cermin cembung, nilai f dan s’ adalah negatif, sehingga persamaan cermin lengkungnya menjadi:

Perbesaran benda pada cermin lengkung dapat dirumuskan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *